Awas!! Razia Software Bajakan di Laptop.

Dapat gosip nggak sedap nih dari seorang teman. Kejadiannya siang tadi, Rabu (18/06/2008) lagi enak-enaknya ngedit dokumen di laptop yang juga lagi online connection di kantor, aku dapat gosip bahwa sebentar lagi bakal tidak aman kalau bawa-bawa laptop di Bandara Cengkareng. Apalagi mejeng-mejeng di mall cari free hotspot. Salah-salah malah kena garuk petugas HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Khususnya kalau pakai Windows bajakan... opsinya, bayar denda 7juta atau laptop digondol sama Petugas.
Rupanya bersih-bersih disemua bidang bakal nyampai juga ke software bajakan.

Nah, biar nggak kemakan gosip, lepas dari benar tidaknya rencana razia software bajakan, ada baiknya ikuti tips berikut :

  1. Check Laptop Anda, apakah ada sticker Windows nempel disitu. kalau masih ada, biarkan jangan dikupas/dilepas/dikoyak. Karena jika Anda lakukan, berarti Anda kurang kerjaan. Tetapi bila tidak ada sticker Windows, cabut sticker dari laptop/desktop di kantor atau dari teman Anda dan pasang di laptop milik Anda. Paling tidak kalau pas dilirik Petugas HAKI bisa meyakinkan kalau laptop Anda juga memakai windows original.
  2. Bila terbukti windows di laptop Anda 100% bajakan (sebenarnya rangenya dari 0,5% hingga 100%) belilah software original. Anda perlu dua buah bundle, 1 bundle berisi Windows Operation Systems dan yang satunya lagi adalah Windows Office. Itu makan ongkos kira-kira nyampe 2.900.000 rupiah. Nggak tega? jual aja laptopnya ke pemula, lalu hasil penjualan dibelikan eeePC. Paling tidak nggak rugi-rugi amat. Dapat laptop baru dibawah satu kiloan dengan windows original.
  3. Browse sampe kusut, cari crack yang bisa bikin bajakan jadi original. Modalnya cuma koneksi internet dan ngerti bahasa pemrograman (bukan bahasa isyarat atau bahasa daerah). Install ke laptop Anda. Jangan lupa bagi-bagi info ke teman-teman Anda. Dosa tapi beramal, gitu loh.
  4. Ganti opertion system di laptop Anda dengan yang open source kayak Linux, UBUNTU, solaris, freeBSD, freeDOS. Kalau berasa kerepotan karena gak familiar, bisa nyoba linux yang frendly seperti lycoris, xandros dan mandriva. Kalau anda seorang hobbyest bisa mencoba opendarwin, reactOS, amoeba, openBeos. Atau jika sering di dunia komputer science aatau sistem operasi anda mungkin akan suka dengan opendarwin, beOS , GNU/Hurd dan tidak lupa Minix. Kalau tambah mumet dengan istilah itu, bawa aja ke tukang service, minta install ulang dengan yang opensource.
  5. Kayaknya ada juga tips mujarab, nih. Laptop dah aja diinstall dengan opensource. Lalu sediakan 1 unit portable hardisk boleh 30Gb, syukur-syukur kalo bisa 120Gb. Install Windows Operation System didalam protable hardisk itu. Boleh juga sekalian dengan Windows Officenya. Bajakan boleh, rampasan terserah. Nah, setting aja laptopnya supaya halal booting dari portable hardisk. So, everytime you have to go to travelling, gak bakalan cemas dah. Laptop dicheck petugas HAKI dijamin lolos persis kayak pengendara motor yang kemana-mana bawa SIM. Anda tetap bisa enjoy dengan Windows bajakan kesayangan Anda.
  6. Terakhir, jadi benci dengan Windows? gabung aja dengan hacker yang spesialist pembuat virus under windows. Beres.