Memilih Water Heater Untuk Rumah Tangga

Menggunakan water heater atau pemanas air memang perlu untuk sebagian orang. Terutama bagi masyarakat yang berada pada negara-negara yang beriklim dingin. Pada suhu dingin yang ektrim berendam dalam bath tub dengan air panas dapat membantu melupakan sejenak masalah dan dinginnya udara musim dingin. Namun, perkembangan trend masyarakat modern saat ini di daerah tropis seperti di Indonesia juga cukup meminati penggunaan water heater. Kebanyakan pembeli water heater merupakan penduduk kota besar yang sering pulang malam karena kesibukan di kantor. Berendam di bath tub ataupun sekedar membersihkan diri dengan air hangat setelah seharian bekerja cukup dapat mengistirahatkan tubuh dan membuatnya lebih rileks.

Namun bagi orang yang belum pernah dan baru akan memulai untuk menggunakan water heater, adakalanya tidaklah mudah untuk memilih water heater jenis apa yang sesuai dengan kebutuhan dan juga bagaimana memulainya, menginstalasinya serta menemukan perawatan yang tepat untuk water heater yang dipilih sehingga tetap dapat memberikan hasil yang maksimal.

Begitu banyak tips yang disarankan dan membahas hal ini yang bisa diperoleh kalau kita browsing melalui internet. Namun karena sering informasi yang diperoleh masih sepotong-sepotong atau terpisah-pisah pada alamat yang berbeda, untuk itu saya coba untuk merangkumnya kedalam sebuah tulisan, sehingga harapannya akan lebih mudah dipahami dan lebih tuntas.

Umumnya di tiap negara memiliki jenis water heater favorit mereka masing-masing, contohnya water heater tenaga gas yang popular di China dan Amerika Serikat ataupun water heater tenaga listrik yang popular di Jepang. Untuk itu, bagi kita di Indonesia ada type water heater yang perlu ketahui.

Tipe water heater

Storage Water Heater (pemanas air yang menggunakan tabung penyimpan air).

Tipe ini (yang menggunakan tabung penyimpanan) adalah yang paling umum digunakan dan biasanya menggunakan listrik maupun gas sebagai sumber panasnya. Dan penggunaan gas biasanya lebih murah dibandingkan listrik.
Karena menggunakan tangki (storage), hal yang perlu anda perhatikan adalah kebutuhan air yang akan digunakan dan semakin banyak berarti anda harus memilih tangki yang lebih besar dan semakin besar tempat yang anda butuhkan untuk menaruh tangki tersebut.
Kelebihan dari tipe ini adalah air panas akan tersedia setiap saat karena air di dalam tabung akan secara berkala dipanaskan tetapi di lain sisi, biaya listrik per bulan untuk tipe ini lebih besar di banding lainnya.

Tankless or on-demand water heater (pemanas air yang tidak menggunakan tabung penyimpan air).

Tipe yang satu ini tidak akan menyimpan air tetapi langsung melakukan pemanasan melalui unit koil yang ada pada saat anda akan menggunakan. Kelebihan dari tipe ini adalah biaya listrik per bulan lebih kecil tetapi di lain sisi untuk mendapatkan panas yang cukup, daya listrik di rumah harus cukup besar. Sedangkan kekurangan dari tipe ini adalah ketersediaan air panas tidak dapat selalu disediakan, terutama untuk pengguna yang ingin menggunakan air panas secara berkesinambungan dan dalam jumlah yang besar.



Jenis Water Heater


Umumnya water heater yang terdapat di pasaran saat ini terbagi menjadi tiga jenis utama, yaitu water heater yang menggunakan listrik sebagai sumber energi, water heater menggunakan gas serta water heater yang menggunakan energi sinar matahari atau solar water heater.
  1. Water Heater Gas. Pada Water Heater model ini, prinsip kerjanya hampir sama bila kita memasak air dengan kompor gas. Hanya saja air tidak ditempatkan kedalam panci /ceret, tetapi air dilalukan kedalam pipa-pipa yg meliuk-liuk dengan ditambahkan sirip-sirip (seperti radiator / condensor), kemudian dibagian bawahnya di bakar dengan gas LPG. Perpindahan Kalor / Panas yg terjadi akan diserap oleh sirip-sirip dan pipa yg telah berisi air. Demi keamanan, perlu diperhatikan Ventilasi udara didalam kamar mandi tersebut.(gunakan Exhaust Fan) Water heater bertenaga gas dapat menggunakan gas yang dipasang langsung melalui pipa ke rumah-rumah ataupun gas yang tersedia dalam tabung harga yang ditawarkan oleh water heater bertenaga gas tidak jauh berbeda dari water heater tenaga listrik. Namun, akses gas melalui pipa yang tidak umum di Indonesia cukup merepotkan pelanggan yang menggunakan water heater tenaga gas, hal ini karena pelanggan harus membeli dan memasang tabung gas untuk water heater mereka. Perlu diperhatikan beberapa pengalaman yang menuturkan bahwa Water Heater gas beresiko bocor, terutama bila proses instalasinya dilakukan oleh tukang yang mungkin kurang berpengalaman, khususnya bila unit Water Heater dipasang didalam kamar mandi. Plus minus dari jenis ini adalah : (+) harga lebih murah dibanding pemanas lain, (+) dapat beroperasi kapan pun, tanpa hambatan listrik mati (WH listrik), mendung (WH surya), atau AC mati (WH panas AC). (-) pemasangan ribet, (-) harga gas yang kian melambung membuat pengeluaran membesar.
  2. Water Heater Listrik : Sedangkan Water Heater model ini prinsip kerjanya hampir sama bila kita memasak air dengan Listrik (seperti thermos listrik). Air ditampung dalam sebuah tangki berisolasi yang dilengkapi dengan pipa ber elemen pemanas listrik yang melingkar. Perpindahan Kalor / Panas yg terjadi akan diserap oleh air yg telah diisi didalam tangki tersebut. Demi keamanan, perlu diperhatikan pengaman Listrik dari alat tersebut. Wajib menggunakan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). Water heater yang menggunakan listrik biasanya berharga antara 2 juta sampai puluhan juta rupiah, tergantung dari kapasitas air yang dihasilkan dan teknologi yang digunakan. Teknologi yang biasa diterapkan pada water heater adalah irit pemakaian energi seperti listrik dan gas atau penggunaan CFC atau Freon, untuk water heater tanpa CFC tentu harganya akan lebih mahal. Besarnya listrik yang dibutuhkan oleh water heater listrik antara 1500 watt sampai 5000 watt. Saat ini pengguna water heater bertenaga listrik adalah yang terbesar, hal ini dikarenakan masalah harga yang dibawah dua tipe water heater lainnya. Supaya pemakaian listrik tidak terlalu boros, termostat WH bisa diatur tidak terlalu panas, jadi WH tidak nyala terus menerus. Untuk menghindarkan kesetrum, bisa dipasang anti kontak pada WH. (+) praktis, karena tinggal disambungkan ke sumber listrik langsung dapat dipakai. Plus minus jenis ini adalah : (+) ada yang dilengkapi remote controller, jadi tabung dapat disembunyikan (-) membutuhkan daya listrik cukup besar, minimal 350watt, bahkan bisa 2x lipat untuk kapasitas air yang besar. (-) kalau mati listrik, tidak dapat dipakai.
  3. Solar Water Heater : Kerja water heater seperti ini menggunakan prinsip radiasi. kaca yang dipakai pada alat tersebut digunakan untuk memerangkap panas matahari seperti peran CO2 pada global warming. panas yang di perangkap digunakan untuk memanaskan air yang ada di dalam pipa tembaga dan kemudian air menuju tempat penyimpanan. Jenis yang satu ini memang paling hemat listrik karena menggunakan tenaga matahari sebagai sumber panas tetapi untuk harga alat ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan tipe lainnya. Water heater tenaga surya merupakan pemain baru di pasar water heater. Tipe tenaga surya sangat cocok untuk daerah tropis yang memiliki banyak sinar matahari sepanjang tahun. Selain itu tipe ini tidak memerlukan biaya operasional yang besar karena menggunakan tenaga surya yang gratis. Namun, harga untuk satu unit water heater tenaga surya tergolong mahal dibandingkan dengan dua tipe sebelumnya, kisaran harganya antara 12 juta sampai dengan 20 juta tergantung kapasitas air yang dihasilkan antara 180 liter sampai 300 liter. Kekurangannya adalah pemasangan yang lebih rumit (diletakkan di atas atap rumah), biaya yang cukup mahal bila terjadi pengantian kalau terjadi kebocoran dan panas yang dihasilkan akan tergantung dari panas matahari yang ada sehingga bila memungkinkan, pilihkan solar water heater yang mempunyai tenaga cadangan bila matahari sedang tidak "bersahabat". Saat ini sudah tersedia type WH kombinasi tenaga surya dengan listrik. plus minus jenis ini adalah : (+) ramah lingkungan, karena memanfaatkan energi tak terbataskan (+) hemat energi, biaya operasional nol, biaya timbul hanya ketika cadangan energi (berupa listrik) dinyalakan. (-) sangat tergantung terhadap panas matahari, jadi dapat disimpulkan malam hari tidak dapat digunakan (-) instalasinya ribet, butuh panel surya di atap, sehingga ada biaya tambahan
  4. Water Heater panas AC. water heater jenis ini sudah mulai dipasarkan di Indonesia. WH dihubungkan ke compressor AC. Dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan oleh AC kemudian panas yang dikeluarkan kompresor AC dipakai untuk memanaskan air. Plus minus jenis ini adalah : (+) hemat energi, biaya operasional nol (karena memanfaatkan buangan panas AC) (+) mengurangi udara panas di sekitar luar rumah, karena panas buangan AC dalam pemrosesan akan menjadi udara dingin (-) ketergantungan dengan AC, kalau AC tidak menyala kita tak dapat memakainya (-) peletakan WH harus dekat dengan letak kompresor AC, kalau jauh akan memperlambat pemanasan.
Menurut saya sesuaikan saja pilihan Anda dengan keadaan, misalnya Kalau Anda tinggal di luar Balikpapan, ada kemungkinan harga gas berlipat ganda, jadi hindari WH gas, atau mungkin di rumah Anda intensitas penggunaan AC tinggi maka pilih saja yang WH panas AC, atau jangan pilih WH surya jika tinggal di dataran tinggi, atau mungkin pilih WH listrik untuk memudahkan Anda dalam operasional dan perawatan, karena mungkin Anda punya dana berlebih.

Hal-hal yang perlu Anda diperhatikan sebelum memutuskan pilihan water heater yang akan digunakan adalah :
  • Ukuran rumah anda, water heater dapat dipasang secara terpisah untuk setiap kamar mandi ataupun dipasang terpusat dan mengalirkan air panas ke seluruh kamar mandi.
  • Kapasitas air yang dihasilkan, water heater menampung air dan memanaskan air yang telah ditampung untuk kemudian disalurkan ke kamar mandi. Makin besar kapasitas water heater maka makin banyak air yang ditampung dan disalurkan.
  • Daya yang dibutuhkan, jika anda menggunakan listrik atau gas, sebaiknya sesuaikan dengan konsumsi listrik atau gas yang biasa digunakan. Tingkat panas maksimum yang dapat dihasilkan (biasanya untuk instant water heater tidak terlalu panas). Berapa penambahan listrik atau pembelian tabung gas yang dibutuhkan dalam sebulan. Jangan sampai pengeluaran anda langsung membengkak setelah menggunakan water heater. Untuk menghadapi harga listrik yang terus mahal. Sebaiknya perhatikan indicator Energy Factor (EG) yang terdapat di setiap produk. Makin tinggi EG, makin hemat energi water heater tersebut.
  • Instalasi/Pemasangan water heater, Sejauh mana instalasi/ pemasangan dapat dilakukan, apakah harus membongkar bagian tertentu dari rumah anda. Untuk pemasangan water heater bertipe solar water heater atau bertenaga surya, dibutuhkan atap yang kuat. Beberapa atap masih membutuhkan penyangga tambahan untuk bias dipasang water heater. Posisi Tempat penyimpanan tangki (apabila menggunakan tangki).
  • Harga, water heater yang ada di pasaran saat ini banyak yang berasal dari produk luar negeri maupun produksi dalam negeri, salah satunya adalah Wika. Sebaiknya jika biaya bulanan dan harga awal yang murah, gas dan tenaga surya bisa menjadi pilihan. Water heater gas paling murah seharga 2-3 juta, namun masih harus mengeluarkan biaya pembelian tabung gas tambahan tiap bulan. Untuk tenaga surya termurah dijual dengan harga 7 juta rupiah.
Tips Memilih Water Heater

Berikut beberapa tips ringan untuk memilih water heater adalah sebagai berikut :
  1. Utamakan faktor keamanan saat memilih water heater. Pilih water heater listrik yang dilengkapi pengaman di bagian dalam dan switch anti kontak di luarnya. Gunakan water heater gas yang dilengkapi safety device.
  2. Pilih harga pemanas air yang sesuai dengan kondisi keuangan. Water heater listrik atau gas bisa didapatkan dengan harga Rp 1 jutaan (ada juga yang di atas itu). Untuk water heater tenaga surya, setidaknya harus disiapkan dana lebih besar. Selain itu perlu diingat bahwa ada biaya ekstra yang harus dibayarkan untuk pemasangan pipa air panas per meternya.
  3. Pilih kapasitas pemanas air yang sesuai dengan jumlah penghuni-dilihat dari jumlah pemakai, jumlah kamar mandi dan apa yang digunakan dalam kamar mandi (shower atau bathup). Untuk bathup yang digunakan 1 orang, minimal dibutuhkan water heater listrik dengan kapasitas 30 liter dan minimal 50 liter jika yang menggunakan 2 orang. Apabila kamar mandi menggunakan shower dan pemakainya 2 orang bisa menggunakan water heater listrik berkapasitas minimal 15 liter. Water heater tenaga surya dengan kapasitas 150-250 liter bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan satu rumah tangga.
  4. Saat memilih water heater yang sesuai, penting untuk mencermati di mana anda tinggal. Jika di kota besar di mana suhu air biasanya dudah cukup tinggi, lebih efisien untuk menggunakan water heater listrik. Dengan air yang suhunya cukup tinggi, proses proses pemanasan air tak berlangsung terlalu lama sehingga daya listrik yang terpakai juga tak terlalu banyak. Jika tempat tinggal anda berada di daerah dingin, sebaiknya menggunakan water heater gas. Suhu air yang cenderung lebih dingin akan membutuhkan proses pemanasan lebih lama, sehingga biaya yang dikeluarkan akan lebih irit jika menggunakan water heater jenis ini. Untuk jenis produk, Anda bisa memilih wika instruments, yaitu distributor water heater berpengalaman.
  5. Serahkan pemasangan water heater pada tenaga ahlinya (misalnya ahli wika instruments), supaya aman saat digunakan.
  6. Pilih produk yang berkualitas, bisa dilihat dari harga dan garansi yang diberikan. Hal ini untuk mengantisipasi timbulnya masalah-masalah yang tidak diinginkan. Pilihlah distributor water heater berkualitas.
Referensi :
  1. Yahoo Forum http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080321051836AAyzSwj )
  2. Panduan Rumah http://panduanrumah.com/water-heater-pada-rumah-atau-apartemen/
  3. Otakku http://www.otakku.com/index.php/2008/02/08/water-heater/



SocialTwist Tell-a-Friend