Paper Rekrutmen PNS Pada Instansi di Lingkungan Pemerintah

REKRUITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL
PADA INSTANSI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH
KOTA BALIKPAPAN
Memenuhi tugas
Mata Kuliah Manajemen Sumber Daya manusia
(Dosen : Prof. Dr. Ir. Riyanto)

A. LATAR BELAKANG
Rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil yang sesuai dengan rencana SDM untuk menduduki suatu formasi tertentu dalam fungsi pemekerjaan (employee function) SDM-PNS selama ini diatur dalam PP Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil, telah diubah dengan PP Nomor 11 Tahun 2002, dan PP Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural dan telah diubah dengan PP Nomor 13 Tahun 2002.
Berdasarkan hal tersebut, untuk perekrutan CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan saat ini meliputi dua kategori pelamar, yaitu pelamar umum dan pelamar khusus. Pelamar khusus diambilkan dari pegawai-pegawai yang telah mendapatkan gaji dari APBD/APBN dengan berbagai status kepegawaiannya seperti Honorer dan Tenaga Bantuan (Naban). Pelamar kategori ini diatur berdasarkan PP No 48 tahun 2005 tentang Pengangkatan PNS Dari Tenaga Honorer dan Sejenisnya. Pelamar umum masuk menjadi CPNS melalui melalui pintu seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan berdasarkan analisa kebutuhan pegawai dari masing-masing satuan dan unit kerja. Dimana keberadaan satuan organisasi/unit kerja mengacu pada Perda Kota Balikpapan Nomor 3 Tahun 2003 Tentang Susunan Organisasi dan Dinas Daerah.
Meskipun sistem rekrutmen telah diatur dalam peraturan pemerintah sebagai upaya untuk menjaring SDM-PNS yang kompeten, namun dalam implementasinya untuk dapat memenuhi kebutuhan yang dapat menunjang keberhasilan kinerja dan profesionalitas SDM-PNS masih memerlukan perencanaan kepegawaian yang harus benar-benar didasarkan pada kebutuhan organisasi.

B. PEMBAHASAN
CPNS di lingkungan Pemkot Balikpapan yang direkrut baik dari pelamar khusus maupun pelamar umum harus mengikuti diklat prajabatan untuk mendapatkan status penuh sebagai PNS yang selanjutnya diharapkan menjadi ujung tombak perbaikan sistem administrasi negara. Beberapa hal penting dalam pelaksaan prajabatan sebagai bagian dari rekruitmen yang dilaksanakan oleh Pemkot Balikpapan antara lain :
Pertama, materi diklat yang disusun oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) diberikan pada CPNS harus dapat memberikan bekal untuk menjadi profesional.
Kedua, widyaiswara selaku pemandu harus berjiwa reformis. Widyaiswara selaku pemandu kegiatan diklat pra-jabatan ternyata diisi oleh orang-orang yang belum berjiwa reformis.
Ketiga, sistem pembinaan PNS harus jelas. PNS yang berkinerja baik tidak hanya mendapatkan kepuasan batiniah, tetapi juga harus mendapatkan penghargaan secara lahiriah.

C. KESIMPULAN
Dengan sistem rekruitmen seperti ini, bisa jadi ada kesan birokrasi PNS pada umumnya saat ini telah terisi dengan calon pegawai yang kurang kualified, dan di sisi yang lain, CPNS yang masuk melalui pintu seleksi ketat ternyata bisa berpeluang mendapatkan diklat yang kurang bagus. Dalam kondisi demikian, birokrasi kita cenderung tidak akan menjadi lebih ramping, lebih efisien, dan lebih bagus dalam pelayanan publik seperti yang dijanjikan. Tetapi, birokrasi ini semakin gemuk dan di dalamnya diisi oleh orang-orang yang kehilangan idealisme karena terperdaya oleh sistem yang telah mapan. Dampaknya adalah penyerapan anggaran yang cukup besar dan diperoleh dari APBD dan APBN hanya digunakan untuk membiayai birokrasi yang seperti ini.
Outcome yang dapat diperoleh bagi CPNS setelah setidaknya 1 tahun bekerja adalah bahwa dengan statusnya sebagai abdi masyarakat, seorang CPNS umumnya mendapatkan prestise di mata masyarakat dan perasaan aman dan ketersediaan jaminan sosial ekonomi yang sifatnya mendasar, seperti penghasilan tetap dan layanan kesehatan.

Daftar Pustaka
  1. Bambang Pujiono, Rekrutmen PNS dan Kondisi Birokrasi, (Online), (http://els.bappenas.go.id/upload/other/Rekrutmen%20PNS%20dan%20Kondisi%20Birokrasi-SK.htm, diakses 16 Oktober 2008);
  2. Mathis & Jackson, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi X, Salemba Empat, Jakarta, 2006;
  3. BKN, Sistem Rekrutmen Berbasis Kompetensi, (Online), (http://www.bkn.go.id/penelitian/buku%20penelitian%202004/sistem%20rekruitmen%20berbasis%20kompetensi/sistem%20rekuritmen%20berbasis%20kompetensi/index.htm, diakses 16 Oktober 2008)